Selasa, 01 Juli 2014
Aplikasi Keypad Bahasa Arab untuk Blackberry (dibawah OS 10)
Anggota lainnya suka mengetik dengan bahasa Arab, sambil belajar menuliskannya di grup.
Dan lalu ada anggota lainnya, yang tidak bisa mengikuti hal serupa, karena gadget yang dia punya adalah Blackberry, sedangkan mayoritas anggota lainnya menggunakan OS Android, yang memang terkenal dengan banyaknya aplikasi pendukung.
Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, akhirnya penulis menemukan dua aplikasi yang cocok untuk menginput bahasa arab di Blackberry.
KRISIS KEMANUSIAAN, AKIBAT TIDAK DITERAPKANNYA ATURAN ALLAH SWT
Selasa, 27 Mei 2014
MEMACU ADRENALIN KIPER DENGAN HENTAKAN
Ya, mereka selalu melakukan gerakan kecil, setiap kali ingin melakukan penyelamatan. Ada yang sedikit melompat, mengepalkan tangan lalu dilepaskan, dan paling lumrah adalah hentakan.
Sabtu, 12 April 2014
PESIMIS PARTAI NASIONALIS
Senin, 07 April 2014
TIDAK ADA SANKSI TEGAS BAGI PELANGGAR MASA TENANG
KASATPOL PP: Jangan Memilih Caleg Pelanggar Masa Tenang!
Minggu, 06 April 2014
PARPOL ISLAM TERPURUK, AKIBAT PRAGMATISME POLITIK
Press, Banjarmasin. Partai politik Islam, kembali diperkirakan tidak bisa bersuara banyak, di pemilu rabu (09/04/14) ini. Melihat trend perpolitikan sejak orde baru, mereka hanya bisa bermain di papan tengah, bahkan ada yang terpuruk di urutan terbawah. Hal ini dinilai akibat semakin pragmatismenya parpol Islam, yang menanggalkan perjuangan penegakan syariat islam
Minggu, 16 Maret 2014
PARTAI BULAN BINTANG DICORET DI HULU SUNGAI SELATAN
Minggu, 16/03/2014 - 19:56
JAKARTA, (PRLM).-Komisi Pemilihan Umum Pusat memastikan telah mencoret 9 parpol dan 35 calon anggota Dewan Perwakilan Daerah yang tidak melaporkan dana kampanye periode II, 2 Maret 2014 lalu. Akibat pencoretan ini, mereka tidak diperkenankan mengikuti hajatan Pileg pada 9 April 2014 mendatang.
Minggu, 09 Maret 2014
HTI : Program BPJS Bersifat Memaksa Masyarakat
Diskusi BPJS oleh HTI Banjarmasin berlangsung santai tapi serius, Sabtu (8/3/2014).
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - hizbut tahrir indonesia kota banjarmasin menggelar diskusi santai terkait persoalan BPJS, yang bertempat di sekretariat mereka, Jl Sultan Adam, Komp Bumi Graha Lestari no 42, sabtu (8/2).
BPJS PEMALAK RAKYAT
Banjarmasin, Press - Sejak tahun ini, sistem jaminan sosial nasional (SJSN), yang penerapannya lewat badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS), telah diberlakukan bertahap di Indonesia.
Kebijakan ini pun dianggap pro rakyat, untuk menjamin biaya kesehatan masyarakatnnya. Namun ternyata, program ini juga dinilai memalak rakyat, lewat sistem asuransi sosial yang akan diberlakukan merata ke seluruh warga.
Selasa, 28 Januari 2014
WORKSHOP MENGENAL FOTO JURNALISTIK
Di kegiatan ini, dihadiri perwakilan siswa dari 50 sekolah yang diundang. Semuanya diajak lebih memahami foto bernilai berita. Sehingga para pelajar bisa lebih baik lagi dalam mengabadikan sebuah peristiwa.
Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu
RATUSAN ATRIBUT PARPOL DITERTIBKAN
Mereka menertibkan alat peraga kampanye, yang penempatannya melanggar aturan.
Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu
Selasa, 21 Januari 2014
Penyebab Banjir Jakarta, dari Teknis hingga Ideologis
masalah ideologis.
"Kalau benar masalahnya ideologis, maka benar bahwa usaha tuntas mengatasi banjir itu adalah mengganti ideologi itu dengan Islam. Dan sebuah negara yang ideologinya Islam, disebut
Khilafah," tegasnya kepada mediaumat.com, Selasa (21/1) melalui surat elektronik.
Karena, menurutnya, kalau banjir itu cuma insidental, maka itu persoalan teknis belaka. Tetapi kalau banjir itu selalu terjadi, berulang, dan makin lama makin parah, maka itu pasti persoalan sistemik.
"Kalau banjir sistemik itu dapat selesai dengan bendungan baru, pompa baru, kanal baru dan lain-lain, maka itu sistem teknis," ungkapnya.
Namun kalau itu menyangkut tata ruang yang tidak dipatuhi, kemiskinan yang mendorong orang menempati sempadan sungai, keserakahan yang
membuat daerah hulu digunduli, sistem anggaran yang tidak adaptable untuk atasi bencana, pejabat yang tidak kompeten dan abai mengawasi semua infrastruktur, dan lain sebagainya, Fahmi menegaskan, maka itu sudah terkait dengan sistem non teknis.
"Sistem non teknis kalau saling terkait dan berhulu pada pemikiran mendasar bahwa semua ini agar diserahkan kepada mekanisme pasar dan proses demokratis, maka persoalannya sudah ideologis," simpulnya.
Ia juga menjelaskan, mekanisme pasar berarti membiarkan semuanya pada hukum permintaan dan penawaran. Misalnya, kepemilikan tanah sepenuhnya tergantung pasar. Akibatnya, banyak orang yang tadinya punya empang, akhirnya empangnya dijual karena perlu uang. Dan oleh pembelinya, empangnya dikeringkan karena lebih menguntungkan untuk bikin real estate.
Sedangkan demokratis, lanjut Fahmi, artinya, semua peraturan diserahkan pada "kehendak rakyat", yang seringnya rakyat hanya legitimasi saja, karena opini sudah dibentuk, dan wakil-wakil rakyat lebih mewakili kepentingannya sendiri.
"Proses demokratis juga membuat para politisi hanya berpikir 5 tahun ke depan. Masih mending kalau itu buat memikirkan rakyat dalam pembangunan yang berkelanjutan, kadang hanya memikirkan bagaimana agar balik modal, dan bagaimana nanti bisa terpilih lagi," pungkasnya. (mediaumat.com, 21/1/2014)
Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu




,+menyampaikan+Hasil+survei+terbaru+di+Halqah+Islam+Peradaban+Edisi+April+2014,+gelaran+DPD+II+HTI+Kota+banjarmasin+(050414).jpg)