Tampilkan postingan dengan label hewan kurban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan kurban. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Oktober 2013

TIGA HEWAN KURBAN DI MASJID RAYA SABILAL MUHTADIN, DERITA CACING MATA DAN KATARAK



 
BANJARMASIN, BANJAR TV – Penyakit di hewan kurban, kembali ditemukan tim medis Dinas Pertanian Dan Peternakan Kota Banjarmasin, saat memantau pemotongan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Dari temuan ini, terdapat 2 sapi yang mengidap cacing mata, dan satu terkena katarak.

Minggu, 22 November 2009

PENYERAHAN HEWAN KURBAN

Menutup rangkaian acara peringatan hari ulang tahunnya yang ke 38, Banjarmasin Post Group menyerahkan 38 hewan kurban kepada 38 pendaftar yang telah lolos seleksi.

Minggu kemaren, di bekas Lapangan Kamboja, Banjarmasin Post Group menyerahkan 38 ekor sapi, untuk dikurbankan pada hari raya idul adha nanti.

38 panitia kurban yang beruntung ini, telah terjaring dari 498 pendaftar dari hampir seluruh kalimantan selatan, yang telah dibuka sejak awal bulan november tadi.

Muhammad Muchlis, panitia kurban dari Masjid Jami Darussalam Sungai Mia Dalam, merasa terbantu atas bantuan ini, karena panitia kurban bisa membagikan lebih banyak daging kepada masyarakat tidak mampu di daerah sekitarnya.

Gusti Rusdi Effendi, pemimpin umum Banjarmasin Post Group, berjanji bantuan ini tidak akan berhenti hanya pada tahun ini. Karena ia mewacanakan akan menggelar hal serupa dengan lebih banyak bantuan hewan kurban pada tahun depan .

Sementara itu, untuk paket berupa kaos dan kantong plastik bagi 200 panitia kurban, akan dibagikan hari ini di kantor Banjarmasin Post Group.

Maghfur, Rizali, Banjar TV

Kamis, 19 November 2009

DIJAMIN BEBAS PENYAKIT

Badan Karantina Pertanian Kota Banjarmasin, menjamin kebutuhan hewan kurban untuk tahun ini, bebas dari segala penyakit.

Hewan kurban dari segala penjuru nusantara, terus mendapatkan pengawasan intensif dari Badan Karantina Pertumbuhan Departemen Pertanian, yang masuk ke Kota Banjarmasin di seluruh pintu masuk, baik dari Pelabuhan Trisakti maupun di Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin.

Pemeriksaan kesehatan ini menurut Edy Susanto, Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Badan Karantina saat peninjauan di rumah potong hewan, terdiri tiga tahapan. Yakni dokumen atau administrasi, fisik, klinis, dan terakhir hasil uji dari laboratorium.

Sementara itu, Umar Suryanaga dokter hewan dari Badan Karantina, menghimbau masyarakat untuk teliti dalam membeli yang akan dijadikan kurban nantinya.

Ia menambahkan, sejak tahun ini Kalimantan Selatan akhirnya berhasil terbebas dari Brucellosis, yakni penyakit keguguran pada sapi.

Maghfur, Rizali, Banjar TV