Tampilkan postingan dengan label Aksi Damai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aksi Damai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Desember 2009

AKSI DAMAI HARI AIDS SEDUNIA



Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, DPD Satu HTI Kalimantan Selatan, melakukan aksi peduli generasi bangsa, mengangkat tema, selamatkan generasi dari bahaya HIV AIDS.

HIV AIDS adalah salah satu penyakit yang berbahaya, dan hingga kini, para ahli belum menemukan obat yang dapat menyembuhkannya.

Ironisnya penderita penyakit ini semakin meluas, dan mengancam setiap orang khususnya kaum muda. Meski sebenarnya sudah banyak kampanye yang di lakukan, untuk menanggulangi penyakit HIV, AIDS.

Namun sebagian besar tidak menyentuh substansi permasalahan, bahkan cenderung memperparah, dengan adanya kebijakan kondomisasi, oleh pemerintah.

Untuk itulah, Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD Satu kalimantan selatan, selasa 1 Desember 2009, melakukan aksi peduli generasi bangsa, dengan mengangkat tema, selamatkan generasi dari bahaya HIV, AIDS.

Dimulai dari Masjid Agung, menuju gedung DPRD Provinsi, ratusan massa HTI, membawa tulisan dan berbagai slogan, menyuarakan Khilafah Islamiyah, untuk membasmi segala macam bentuk maksiat, yang mengakibatkan berjangkitnya HIV AIDS.

Noor Jannah, juru bicara muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, DPD Satu Kal-Sel, di hadapan para wartawan, menyatakan bentuk kongkrit yang sudah di upayakan pihaknya, untuk memerangi bentuk maksiat, yaitu dengan menjalankan sosialisasi ke berbagai pihak, salah satunya kepada kaum muda.

Aksi ini pun di lanjutkan, orasi di halaman taman siring, Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, dengan harapan seluruh lapisan masyarakat, mendukung aksi pemberantasan segala macam bentuk maksiat yang ada.

Murtasiah, Ida, Banjar TV

AKSI DAMAI HTI CHAPTER MAHASISWA KALSEL - SKANDAL BANK CENTURY + GALLER FOTO


Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Hizbut Tahrir Indonesia Chapter Mahasiswa Kalimantan Selatan, melakukan aksi damai, menuntut penegakan Sistem Ekonomi Islam dalam Institusi Khilafah. Karena menurut mereka, hanya dengan cara ini skandal Bank Century akan diberantas hingga ke akarnya.

Pengucuran dana talangan sebesar 6,7 triliun rupiah lebih kepada Bank Century, melalui mekanisme yang tidak wajar, dianggap Hti Chapter Mahasiswa Kalsel sebagai korupsi paling jahat, karena secara sadar dilakukan sendiri oleh pejabat negara.

Akibat dari bantuan tersebut, mereka yakini akan semakin menyengsarakan, karena pembiayaan ini pada akhirnya dibebankan kepada rakyat melalui pembayaran pajak. Inilah menurut mereka sebab dari terus dipertahankannya sistem kapitalisme di Indonesia, karena sangat menguntungkan para pemilik modal dan penguasa untuk terus hidup mewah melalui uang hasil rampokan perbankan yang sekarat.

Bahkan hak angket oleh DPR RI yang diharapkan mampu menyelesaikan kasus Bank Century, diyakini HTI tidak akan mampu memberantas skandal ini hingga ke akarnya dan akan tetap terus terulang. Karena solusi tersebut tidak menyentuh dasar permasalahan, dan menurut mereka hanya dengan sistem Ekonomi Syariah dalam Institusi Khilafah lah Indonesia akan bebas dari rezim korup.

Aksi damai ini dilakukan dengan mengitari jantung kota Banjarmasin, mulai dan berakhir lagi di Siring Jalan Jenderal Sudirman pada minggu kemaren .

Banjar TV




























Jumat, 06 November 2009

SYARIAH DAN KHILAFAH VISI BARU PERJUANGAN MAHASISWA



Upaya merekonstruksi kembali perjuangan mahasiswa Islam Indonesia saat ini, dilakukan oleh Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus beserta organisasi mahasiswa lainnya, yang telah melahirkan sumpah mahasiswa Islam Indonesia, sebagai visi baru perjuangan para pemuda.

Sumpah mahasiswa Islam yang diikrarkan oleh lebih dari 5000 mahasiswa, dari seluruh penjuru nusantara tersebut, telah membentuk visi perjuangan baru bagi mahasiswa.

Dengan mengambil syariah dan khilafah sebagai arah perjuangan mahasiswa untuk solusi bagi permasalahan bangsa.

Menurut Hairannur, Koordinator wilayah BKLDK Kalimantan, visi perjuangan selama ini masih berlandaskan pada pemikiran jangka pendek, pragmatis sekaligus sekuleristik. Oleh karena itu, perubahan yang diusung oleh mahasiswa, masih belum mengubah Indonesia kearah yang lebih baik, malahan hanya berganti rezim dari setiap pemerintahan.

Sebagai bentuk sosialisasi dari visi baru ini, bkldk bersama beberapa organisasi mahasiswa Islam lainnya , menggelar aksi mimbar bebas sekaligus turun ke jalan, dari Universitas Lambung Mangkurat, hingga kantor DPRD Kalimantan Selatan .

Rizali, Banjar TV