![]() |
(Ilustrasi Ekonomi Indonesia yang bikin puyeng sumber foto: https://goo.gl/q6Mqqg) |
MaghfurTampanBlog, Banjarmasin - Hai para fans, kali ini saya mau berbagi
cerita menarik nih. Begini, siang tadi (12/11/17) kan saya silaturahmi sama
senior saya, yang dulunya sesama Jurnalis, tapi banting setir menjadi pengusaha
ekspedisi. Sebut lah nama beliau Agus (bukan nama sebenarnya).
Banyak pengalaman menarik
yang beliau kisahkan, selama bergelut menjadi pengusaha, dan yang paling menyedot
perhatian saya, adalah cerita tentang gurita orang partai, di lingkungan
BUMN saat ini.
Semuanya menggerogoti dari dalam perusahaan negara, yang
dititipkan Pak Jo dan jajarannya, sebagai bentuk balas budi, atas kesuksesan
Pak Jo menduduki posisi tertinggi.
Mengapa Pak Agus bisa mengetahui ini, karena usaha beliau termasuk
yang terkena dampak, dari kebijakan Rezim saat ini yang dinilai zalim.
Contohnya adalah ekspedisi pengiriman material, yang biasanya
dilakukan oleh rekanan BUMN, kini malah dilakukan sendiri oleh BUMN, akibat
peraturan baru yang dikeluarkan. Siapa yang mendapat untung dari hal ini? Tidak
lain adalah para tim sukses atau orang partai, yang telah dititipkan di
sejumlah BUMN.
Apabila semula proyek tender bisa satu paket dengan material
pekerjaannya, maka kini proyek di sejumlah BUMN, hanya dalam bentuk pekerjaan
saja, sedangkan materialnya, disediakan sendiri oleh BUMN tersebut.
Dampaknya, banyak kontraktor yang gulung tikar, bahkan apabila ada
yang tetap bertahan, pencairan-nya pun akan memakan waktu lama.
Hal ini diperparah, dengan galakknya sektor perpajakan, yang
hampir menyedot semua lini.
Padahal dari kutipan Tokoh Ulama besar masa lalu, Ibnu Khaldun
yang saya baca, apabila sebuah negara ingin sukses, mesti tidak bergantung
terhadap Pajak.
Tentunya solusi dari permasalahan ini, adalah kembali kepada
Syariat Islam. Dan Pemerintah mesti berani menerapkannya secara totalitas,
apabila memang ingin menyejahterakan rakyat, bukan hanya untuk memperkaya
golongan, atau pihak tertentu.
(Maghfur Tampan)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar